oleh: Fahrizal
Kontingen peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi)
VII Kalimantan Barat asal Kabupaten Bengkayang, optimis bisa
mendapatkan prestasi diseluruh cabang lomba yang ada. Guna
mendapatkannya, rombongan dari Bumi Sebalo telah berlatih selama
delapan bulan untuk setiap jenis perlombaan.
Salah satu Kontingen dari Kabupaten Bengkayang, Yanto mengaku selain
persiapan yang telah dilaksanakan selama kurang lebih delapan bulan,
beberapa peserta di cabang lomba, sebelumnya telah mengukir prestasi,
baik di tingkat Kabupaten hingga Provinsi bahkan di tingkat Nasional.
“Pernah menjadi wakil Kalbar di tingkat Nasional meski belum meraih
prestasi, adalah jenis lomba Paduan Suara Dewasa Campuran,” kata
Yanto, ditengah persiapan berlomba di Balairung Kantor Walikota
Singkawang, Selasa (22/10).
Dalam Pesparawi yang dilaksanakan di Singkawang, lanjut Yanto, yang
berpeluang memperoleh prestasi adalah di Paduan Suara Dewasa Campuran,
kemudian lomba lagu daerah. “Semuanya kita berharap bisa meraih
prestasi, tapi untuk paduan suara dewasa campuran serta lagu daerah
menjadi unggulan kami,” katanya.
Ketika ditanya kontingen daerah mana menjadi saingan berat, Yanto
melihat bisa saja dari Kabupaten Kubu Raya serta Sintang. “Nampaknya
dari KKR serta Sintang,” kata Yanto.
Sekitar 225 orang yang terdiri dari siswa Sekolah Dasar hingga
Mahasiswa, lanjut Yanto dilibatkan dalam perlombaan di Pesparawi kali
ini. Sebelum bertolak ke Singkawang, Kontingen Bengkayang mendapatkan
musibah, dimana Pelatih Kepala Pesparawi Kabupaten Bengkayang, yakni
Elieser Nubatonis meninggal dunia.
Yanto maupun peserta lainnya, menyebutkan sangat merasa kehilangan
dengan sosok kepelatihan almarhum, meskipun masih ada pelatih lainnya.
“Tentunya kami kehilangan, tapi kita semua harus tetap semangat
melaksanakan seluruh lomba yang ada,” katanya.
Yanto sendiri merupakan wakil dari Bumi Sebalo untuk lomba Paduan
suara pria. Dirinya sudah dua kali mengikuti kegiatan serupa, serta
pernahmenjadi juara di tingkat Kabupaten, serta pernah ikut di ajang
Provinsi.(fah)
0 komentar:
Posting Komentar